Tuesday, October 7, 2014

Cuma Bisa Ngelus Dada #1

Ketika itu aku berjalan di kerumunan banyak orang. Bagaimana tidak, aku berjalan di tengah pasar malam pasti lah ramai dengan banyak pengunjung. Pandangan mataku lurus tertuju kepada seorang wanita, wanita berambut panjang dan berwarna pirang. Kulitnya putih seperti butiran raskin dan halusnya mungkin sehalus kain sutra. Tingginya semampai, karena ada sepatu hak cukup tinggi menempel di kakinya.
          Aku coba menebak dalam hati, “sepertinya itu wanita cantik” dan ketika itu pula aku coba memberanikan diri untuk menghampirinya. Hatiku bergetar dan aku cukup takut. Karena, hal yang akan aku lakukan adalah mencoba menepuk pundaknya. Ya, aku takut ! Takut di sangka ingin menghipnotisnya dengan metode menepuk pundak.
Dan akhirnya aku memberanikan menepuk pundak si dia dan berkata “hai”. Lalu si dia menengok ke arahku sambil berkata “hai juga” dengan suara ngebass lalu tersenyum. Anjr*t, makhluk apaan itu ? Keluh aku dalam hati, dan apa yang terjadi saat itu ? Aku Cuma bisa ngelus dada ketika mendengar suara dia yang ngebass dan melihat si dia berjakun,juga berkumis dan berjenggot.







Salam,

-Mohamad Ridho-






SoundCloud : Mohamad Ridho

4 comments:

  1. Replies
    1. hahahaha candaan itu mba :D, btw makasih udah ngunjungin blog saya dan udah nyempatin baca coretan saya :)

      Delete
  2. Replies
    1. hahahaha candaan itu mas :D, btw makasih udah ngunjungin blog saya dan udah nyempatin baca coretan saya :)

      Delete