Tuesday, October 7, 2014

Cuma Bisa Ngelus Dada #6

            Di sini saya akan bercerita tentang hajatan keliling, kalian pasti bertanya-tanya hajatan keliling itu seperti apa konsepnya, iya kan ? Oke, saat itu aya sedang tidur pulas di siang hari dengan keadaan matahari yang sedang panas-panasnya dan tidak mungkin matahari itu rasanya dingin ces maknyus kayak es doger, emmmm... Ngiler-ngiler deh bacanya. Saat itu saya mendengar dari kejauhan suara deb...deb...deb...deb... Yang mengganggu tidur saya dan saya pun terbangun,termenung sejenak,dan mengusap-usap mata dan tak lupa juga mengusap air liur saya sebelum menjadi kerak di bawah bibir. Suara deb...deb...deb...deb... Itu semakin mendekat ke arah rumah saya dan di situ pula mulai jelas terdengar lagu-lagu Jawa menggunakan speaker yang aduhai suara deb...deb...debnya.... Membuat saya tak tahan untuk berjoged ! Saya pikir itu orang hajatan, namun di pikir-pikir lagi sambil mata masih berat untuk di buka seperti ada gorila yang duduk di pelupuk mata saya.
          Lalu seakan-akan suara itu sangat jelas dan tidak kemana-kemana alias berdiam diri di satu tempat. Dan memang benar suara itu berdiam diri, berdiam dirinya di depan rumah saya. Saya sangat penasaran dan keluar rumah kemudian yang saya lihat adalah....... Penjual getuk lindri !!! Sialan dia sudah membangunkan tidur pulas saya di siang hari, dan membuat saya berfikir bahwa itu suara orang hajatan. Saya menamainya dengan hajatan keliling, sebab dia menyetel lagu sekeras-kerasnya seperti orang hajatan tapi dia keliling kemana saja kaki dia melangkah.
Namun bukan hajatan, tapi dia menjajakan getuk lindri dengan cara menyetel lagu sekeras-kerasnya seperti orang hajatan. Dengan sangat kesal karena sudah membangunkan tidur saya, saya asal ceplok kata atau dadar saja dengan mengucapkan “SIALAN
HAJATAN KELILING SUDAH BUAT SAYA TERBANGUN” dalam hati kepada si penjual getuk lindri. Cuma bisa ngelus dada aja terbangun gara-gara penjual getuk lindri.






Salam,

-Mohamad Ridho-









SoundCloud : Mohamad Ridho


2 comments: