Sunday, November 23, 2014

Kembalilah Bintang Hidupku



          Kamu tau engga hal yang paling bikin aku takut ? Aku takut sama kecoa, eh bukan itu sih yang paling aku takutin. Mungkin kecoanya aja yang lebih berani dari aku. Tapi ada satu hal yang paling bikin aku takut banget, dan bisa berakibat luka dalam pada diri aku ini. Ayo coba kamu tebak ? Kan kamu udah ngisi hari-hari aku hampir dua tahun lamanya, harusnya kamu lebih mengerti dan lebih paham dari orang-orang yang mengenalku sepintas. Memang ada banyak hal yang aku takutin di dunia ini, tapi yang paling bikin aku takut adalah kamu ngejauhin aku. Ternyata rasa takut itu menjadi kenyataan, padahal aku sangat tidak menginginkannya. Kamu adalah orang yang bikin ketakutan terbesar aku jadi kenyataan. Kamu orang yang ngejauhin aku, kamu lah orangnya. Dengan alasan kamu udah jenuh sama aku, jenuh itu manusiawi. Hal yang kamu anggap jenuh itu malah bisa berbalik jadi hal yang ngangenin, dan jangan jadiin itu alasan untuk pergi. Bukankah kita sudah berjanji untuk menghadapi segala sesuatunya berdua ? Untuk mengatasi rasa jenuh pasti ada solusinya kan ? Ingat, jenuh itu manusiawi. Memang aku juga pernah berbuat salah sama kamu, entah itu di sengaja atau tidak di sengaja. Mungkin juga salahnya aku ke kamu itu lebih banyak dari pada salahnya kamu ke aku. Dan tolong sadarkanlah jika itu memang salah tapi aku tak menyadarinya, maafkan juga kesalahan aku. Berikan juga aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Tapi kamu tetap ngejauhin aku seakan-akan kemarin-kemarin kita engga pernah ngerasain apa-apa.



             Dulu aku sempat membuatmu tertawa, sekarang aku memiliki rasa iri. Kita pernah bermimpi membangun sebuah negeri impian sendiri, dimana aku dan kamu menjadi peran utamanya. Dimana kita membayangkan banyak sekali kebahagiaan, dan ternyata impian itu terputus begitu aja. Tak lain dan tak bukan karena kamu udah ga sama aku lagi, aku udah ga bisa buat kamu ketawa. Sekarang aku jadi iri dengan dia yang udah menggantikan posisi aku di kehidupan kamu, dan mungkin dia juga udah buat kamu ketawa, mungkin juga kamu dan dia udah buat mimpi baru. Sungguh, sungguh aku tak rela melihat semua itu.




          Please, kembalilah bintang hidupku. Tanpamu aku tak tau arah, hidupku kehilangan penerangan dan menjadi gelap gulita. Aku gatau mesti kemana dan harus berbuat apa ? Maafkan aku jika di setiap doaku ada namamu, semata-mata aku berharap kamu bisa kembali dan bisa mewujudkan mimpi membangun negeri impian yang pernah skenarionya kita susun bersama. Jujur saja, hampir di setiap tidurku kamu selalu hadir. Dan aku tak mengerti itu ? Padahal kamu sudah bersama dia, tapi kamu tetap hadir di mimpiku. Kembalilah bintang hidupku, di sini aku sudah menunggu dengan merentangkan kedua tangan yang lebar siap mendekapmu, dan siap membangun kembali mimpi yang pernah kita susun bersama selama hampir dua tahun lamanya kita bersama.







Salam,
-Mohamad Ridho-

4 comments:

  1. Bintang, mana bintang....

    Menginginkan seseorang kembali (lagi) dalam hidup kita itu rasanya gak mudah. Tapii..... Ya semoga takdir bisa membawa dia kembali. Melanjutkan mimpi, kemudian merubahnya menjadi nyata :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin ya Allah, makasih udah ngunjungin blog saya dan udah nyempatin baca coretan saya :)

      Delete
  2. Bintang lama tak akan bisa dicapai, kecuali dia datang dikemudian hari :)

    ReplyDelete